Surat pengunduran diri

Contoh surat pengunduran diri,
sopan dan jelas.

Pilih contoh yang sesuai, salin, lalu isi bagian dalam kurung siku. Ini hanya contoh bahasa, bukan nasihat hukum; periksa ketentuan kerja Anda sebelum mengirim.

Hal yang perlu diperhatikan saat resign

Periksa perjanjian kerja terlebih dahulu

Sebelum menulis, baca perjanjian kerja dan peraturan perusahaan Anda untuk mengetahui prosedur dan jangka waktu pemberitahuan. Ketentuan dan hak Anda bergantung pada dokumen tersebut serta peraturan yang berlaku, jadi jangan mengandalkan angka dari contoh atau dari orang lain.

Sampaikan kabar secara langsung dahulu

Jika memungkinkan, beri tahu atasan lebih dulu secara lisan, lalu serahkan surat tertulis. Cara ini menunjukkan sikap menghargai dan menghindarkan atasan dari rasa terkejut. Surat berfungsi sebagai catatan resmi dari keputusan yang sudah Anda sampaikan.

Tulis tanggal dengan jelas

Cantumkan tanggal surat dan tanggal terakhir Anda bekerja sesuai ketentuan yang berlaku bagi Anda. Tanggal yang jelas mencegah salah paham dan memudahkan bagian HRD mengatur serah terima. Pastikan Anda sudah memeriksa dokumen kerja sebelum menetapkannya.

Jaga nada tetap positif dan singkat

Tidak perlu menjelaskan alasan secara rinci atau menyinggung konflik. Ucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan, lalu fokus pada rencana serah terima. Surat yang tenang dan sopan menjaga hubungan baik untuk kebutuhan referensi di masa depan.

Tawarkan serah terima pekerjaan

Sebutkan kesediaan Anda menyelesaikan tugas yang berjalan, mendokumentasikan pekerjaan, dan membantu melatih pengganti. Ini menunjukkan profesionalisme. Jangan menjanjikan hal yang tidak dapat Anda penuhi, dan sesuaikan dengan kesepakatan bersama atasan.

Simpan salinan dan tanda terima

Simpan salinan surat dan bukti penyerahannya, misalnya e-mail terkirim atau tanda tangan penerimaan. Tanyakan juga ke HRD mengenai penyelesaian hak, pengembalian aset perusahaan, dan dokumen lain, sesuai perjanjian kerja dan ketentuan yang berlaku.

Contoh surat pengunduran diri siap salin

Resign standar dengan pemberitahuan

Kapan dipakai: Untuk pengunduran diri biasa yang memberi pemberitahuan sesuai ketentuan perjanjian kerja dan menawarkan serah terima yang tertib.

Pengunduran Diri – [Nama Lengkap] – [Posisi]

[Kota], [Tanggal] Yth. Bapak/Ibu [Nama Atasan] [Jabatan Atasan] [Nama Perusahaan] Dengan hormat, Melalui surat ini, saya [Nama Lengkap], yang menjabat sebagai [Posisi] di [Nama Perusahaan], dengan ini mengajukan pengunduran diri dari posisi tersebut. Hari kerja terakhir saya direncanakan pada [Tanggal Terakhir Bekerja], sesuai ketentuan pemberitahuan dalam perjanjian kerja dan peraturan perusahaan yang berlaku. Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan, bimbingan, dan kesempatan belajar yang saya terima selama bekerja di sini. Pengalaman tersebut sangat berarti bagi perkembangan profesional saya. Selama masa sebelum hari terakhir, saya bersedia menyelesaikan tanggung jawab yang sedang berjalan, menyusun dokumentasi pekerjaan, dan membantu proses serah terima kepada rekan atau pengganti yang ditunjuk. Saya juga akan mengembalikan seluruh perlengkapan perusahaan sesuai prosedur. Mohon petunjuk Bapak/Ibu mengenai proses administrasi yang perlu saya lengkapi. Saya berharap kita dapat menjaga hubungan baik ke depannya. Atas perhatian dan pengertian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih. Hormat saya, [Nama Lengkap] [Nomor Karyawan, bila ada]

Singkat dan sederhana

Kapan dipakai: Untuk surat yang ringkas dan netral ketika Anda tidak ingin menjelaskan alasan secara rinci, tetap sopan dan jelas.

Surat Pengunduran Diri – [Nama Lengkap]

[Kota], [Tanggal] Yth. Bapak/Ibu [Nama Atasan] [Nama Perusahaan] Dengan hormat, Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama: [Nama Lengkap] Jabatan: [Posisi] Departemen: [Nama Departemen] dengan ini menyampaikan pengunduran diri dari [Nama Perusahaan]. Hari kerja terakhir saya adalah [Tanggal Terakhir Bekerja], dengan mempertimbangkan ketentuan dalam perjanjian kerja dan peraturan perusahaan. Saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan bekerja bersama Bapak/Ibu dan rekan-rekan di perusahaan ini. Sampai hari terakhir, saya akan tetap melaksanakan tugas dengan baik dan bersedia membantu proses serah terima pekerjaan. Mohon informasi mengenai langkah administrasi berikutnya, termasuk pengembalian aset perusahaan dan hal lain yang perlu saya selesaikan. Demikian surat ini saya sampaikan. Atas pengertian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih. Hormat saya, [Nama Lengkap] [Nomor Telepon atau Alamat Email]

Peluang kerja baru

Kapan dipakai: Untuk Anda yang pindah ke pekerjaan lain dan ingin menyampaikannya dengan hormat tanpa membandingkan atau menyebut perusahaan baru.

Pengunduran Diri – [Nama Lengkap] – [Posisi]

[Kota], [Tanggal] Yth. Bapak/Ibu [Nama Atasan] [Jabatan Atasan] [Nama Perusahaan] Dengan hormat, Saya menyampaikan pengunduran diri dari posisi [Posisi] di [Nama Perusahaan]. Saya telah menerima kesempatan baru yang sesuai dengan arah pengembangan karier saya, dan setelah mempertimbangkannya dengan matang, saya memutuskan untuk mengambilnya. Hari kerja terakhir saya direncanakan pada [Tanggal Terakhir Bekerja], dengan mengacu pada ketentuan pemberitahuan di perjanjian kerja dan peraturan perusahaan. Apabila ada penyesuaian yang perlu dibicarakan, saya terbuka untuk berdiskusi. Keputusan ini bukan hal yang mudah. Saya sangat berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan Bapak/Ibu serta seluruh tim. Banyak hal yang saya pelajari di sini, dan saya akan selalu menghargainya. Sampai hari terakhir, saya berkomitmen menyelesaikan pekerjaan yang berjalan dan membantu serah terima agar kegiatan tim tetap lancar. Mohon arahan mengenai hal-hal yang perlu saya prioritaskan. Saya mendoakan kemajuan bagi [Nama Perusahaan] dan berharap hubungan baik kita tetap terjaga. Hormat saya, [Nama Lengkap]

Pindah domisili

Kapan dipakai: Untuk pengunduran diri karena pindah kota atau negara, ketika jarak membuat Anda tidak lagi dapat melanjutkan pekerjaan.

Pengunduran Diri karena Pindah Domisili – [Nama Lengkap]

[Kota], [Tanggal] Yth. Bapak/Ibu [Nama Atasan] [Jabatan Atasan] [Nama Perusahaan] Dengan hormat, Dengan surat ini saya, [Nama Lengkap], menyampaikan pengunduran diri dari posisi [Posisi] di [Nama Perusahaan]. Saya akan pindah domisili ke [Kota/Negara Tujuan] pada [Perkiraan Waktu Pindah], sehingga tidak dapat melanjutkan pekerjaan di lokasi saat ini. Hari kerja terakhir saya direncanakan pada [Tanggal Terakhir Bekerja]. Tanggal ini saya susun dengan memperhatikan ketentuan dalam perjanjian kerja dan peraturan perusahaan, dan saya terbuka untuk menyesuaikannya bila ada ketentuan yang perlu dipenuhi. Saya sangat menghargai waktu yang saya habiskan di [Nama Perusahaan]. Dukungan Bapak/Ibu dan rekan-rekan telah membuat pengalaman kerja saya berkesan dan bermanfaat. Sebelum kepergian saya, saya bersedia menyelesaikan tugas yang tertunda, menyiapkan dokumen serah terima, dan membantu rekan yang akan melanjutkan pekerjaan saya. Silakan beri tahu saya bila ada hal administratif yang perlu dilengkapi. Terima kasih atas pengertian Bapak/Ibu. Hormat saya, [Nama Lengkap]

Alasan pribadi

Kapan dipakai: Untuk pengunduran diri karena alasan keluarga, kesehatan, atau hal pribadi lain yang tidak perlu Anda jelaskan secara rinci.

Pengunduran Diri – [Nama Lengkap] – [Posisi]

[Kota], [Tanggal] Yth. Bapak/Ibu [Nama Atasan] [Jabatan Atasan] [Nama Perusahaan] Dengan hormat, Melalui surat ini saya, [Nama Lengkap], menyampaikan pengunduran diri dari posisi [Posisi] di [Nama Perusahaan] karena alasan pribadi yang harus saya utamakan saat ini. Saya mohon pengertian Bapak/Ibu bahwa saya tidak dapat menjelaskannya lebih rinci. Hari kerja terakhir saya direncanakan pada [Tanggal Terakhir Bekerja]. Saya telah memperhatikan ketentuan dalam perjanjian kerja dan peraturan perusahaan, dan saya bersedia berdiskusi bila ada hal yang perlu disesuaikan. Saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan, kepercayaan, dan dukungan yang saya peroleh selama bekerja di sini. Saya sangat menghargai Bapak/Ibu dan seluruh rekan kerja. Selama waktu yang tersisa, saya akan berusaha menyelesaikan tanggung jawab saya, merapikan dokumen pekerjaan, dan membantu serah terima semaksimal mungkin. Mohon informasi mengenai prosedur administrasi yang perlu saya ikuti. Sekali lagi, terima kasih atas pengertian dan kebaikan Bapak/Ibu. Hormat saya, [Nama Lengkap]

Surat pengunduran diri ↗

Kesalahan yang sering terjadi

  • Mengirim surat tanpa memeriksa perjanjian kerja dan peraturan perusahaan tentang prosedur pemberitahuan.
  • Menuliskan keluhan, emosi, atau kritik tentang atasan dan rekan kerja di dalam surat.
  • Tidak mencantumkan tanggal surat dan tanggal terakhir bekerja sehingga menimbulkan salah paham.
  • Mengabaikan serah terima pekerjaan dan pengembalian aset perusahaan menjelang hari terakhir.
  • Tidak menyimpan salinan surat atau bukti penyerahan yang bisa dibutuhkan kemudian.

Pertanyaan umum

Berapa lama jangka waktu pemberitahuan resign?

Itu tergantung pada perjanjian kerja, peraturan perusahaan, dan peraturan yang berlaku. Contoh ini bukan nasihat hukum, jadi periksa dokumen Anda atau tanyakan ke HRD untuk ketentuan yang tepat.

Apakah harus menyebutkan alasan resign?

Tidak selalu. Anda boleh menulis alasan singkat atau hanya menyampaikan keputusan dengan sopan. Hindari menyebut konflik atau keluhan di dalam surat resmi, dan jangan menulis hal yang tidak benar.

Apakah surat dikirim lewat e-mail atau dicetak?

Ikuti kebiasaan dan prosedur perusahaan Anda. Banyak tempat meminta surat tercetak bertanda tangan, sebagian menerima e-mail. Bila ragu, tanyakan ke HRD dan simpan bukti penyerahan.

Bagaimana dengan hak saya setelah resign?

Hak Anda, misalnya gaji terakhir atau cuti yang belum diambil, bergantung pada perjanjian kerja, peraturan perusahaan, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tanyakan ke HRD secara tertulis, dan bila perlu konsultasikan dengan pihak yang berwenang.